Tampilkan postingan dengan label Ilmu Alamiah Dasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Alamiah Dasar. Tampilkan semua postingan

Alam Semesta dan Desain Penciptaan: Teori-teori terjadinya alam semesta

 Alam Semesta dan Desain Penciptaan-Nya

"Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy. Tidak ada bagi kamu selain dari pada-Nya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa'at. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?"  Q.S As Sajdah (32): 4

Teori –teori terjadinya alam semesta

            1. Teori Big Bang

Big Bang Theory yang dikemukakan oleh Georges Lemaitre menyebutkan bahwa alam semesta tercipta dari sebuah ledakan kosmis sekitar 10-20 miliar tahun yang lalu, yang mengakibatkan adanya ekspansi (pengembangan) alam semesta. Sebelum terjadinya ledakan kosmis tersebut, seluruh ruang materi dan energi terkumpul dalam sebuah titik. 

Firman Allah SWT dalam Q.S Al Anbiya(21) :30

Artinya: "Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?"

2. Teori Keadaan Tetap

Teori ”keadaan tetap” atau teori ciptaan sinambung menyatakan bahwa jagat raya selama berabad-abad selalu dalam keadaan yang sama dan zat hidrogen senantiasa dicipta dari ketiadaan. Penambahan jumlah zat, dalam teori ini memerlukan waktu yang sangat lama, yaitu kira-kira seribu juta tahun untuk satu atom dalam satu volume ruang angkasa. Teori ini diajukan oleh ahli astronomi Fred Hoyle dan beberapa ahli astrofisika Inggris.

Dalam teori ”keadaan tetap”, kita harus menerima bahwa zat baru selalu diciptakan dalam ruang angkasa di antara berbagai galaksi, sehingga galaksi baru akan terbentuk guna menggantikan galaksi yang menjauh. Orang sepakat bahwa zat yang merupakan asal mula bintang dan galaksi tersebut adalah hidrogen.

3. Teori mengembang dan memampat (The oscillating theory)

Teori ini dikenal pula dengan nama teori ekspansi dan konstraksi. Menurut teori ini, jagat raya terbentuk karena adanya suatu siklus materi yang diawali dengan masa ekspansi atau mengembang yang disebabkan oleh adanya reaksi inti hidrogen, pada tahap ini terbentuklah galaksi-galaksi.

Tahap ini diperkirakan  berlangsung selama 30 milyar tahun, selanjutnya galaksi-galaksi dan bintang yang telah terbentuk akan meredup, kemudian memampat yang didahului dengan keluarnya pancaran panas yang sangat tinggi. Setelah tahap memampat maka tahap berikutnya adalah tahap mengembang dan kemudian memampat lagi.

ardianrisqi.com, “Teori terjadinya jagat raya”

Kelahiran IPA Modern, Ilmu Pengetahuan Zaman Modern Perbedaan Pendekatan Ilmiah dan Non Ilmiah

 Ilmu Pengetahuan Zaman Modern

Pada permulaan abad ke-14, di Eropa di mulai perkembangan ilmu pengetahuan. Sejak zaman itu sampai sekarang Eropa menjadi pusat kemajuan ilmu pengetahuan dan umat manusia pada umumnya. Permulaan perkembangannya dicetuskan oleh Roger Bacon (1214-1294) yang menganjurkan agar pengalaman manusia sendiri dijadikan sumber pengetahuan dan penelitian. Copernicus, Tycho Broche, Keppler dan Galileo merupakan pelopor dalam mengembangkan pengetahuan yang didasarkan pada pengalaman tersebut *1)

Perkembangan ilmu pengetahuan menjadi sangat mantap dan pesat setelah ditulisnya buku yang berjudul Novum Organum oleh Francis Bacon (1560-1626) yang mengutarakan tentang landasan empiris dalam mengembangkan pengetahuan dan penegasan ilmu pengetahuan dengan metodenya.

Metode Ilmu Pengetahuan

  1. Metode Non Ilmiah

a.       Prasangka : anggapan/kemungkinan

b.      Akal Sehat : pendapat umum berdasar nalar logis

c.       Intuisi : pengetahuan tanpa proses yg disadari

d.      Percobaan  : penemuan coba-coba/kebetulan

e.       Otoritas : pengetahuan yang disandarkan pd org yang berpengaruh

  1. Metode Ilmiah

·         Kriteria Pengetahuan Ilmiah

-    Sistematik : Tersusun dalam satu sistem yang saling berhubungan

-    Metodik   : Melalui langkah-langkah yang teratur dan terkontrol

·         Sarana berfikir Ilmiah

-          Kemampuan komunikasi dengan Bahasa (verbal/non verbal)

-          Kemampuan berhitung dengan Matematis

·         Keunggulan Metode Ilmiah

-          Melatih berfikir sistematis, logis & analitis

-          Membangun sikap jujur, objektif, terbuka & disiplin

-          Menolak faham tahayul & apriori

·         Keterbatasan Metode Ilmiah

-          Ketergantungan pd alat & ketepatan pengindraan

-          Tidak dapat menjangkau wilayah seni dan nilai/norma

-          Kebenarannya relatif dan sesaat 

    PERBEDAAN 

NO

PENDEKATAN ILMIAH

PENDEKATAN NON ILMIAH

1.

P

erumusan masalah jelas dan spesifik

Perumusan kabur atau abstrak

2.

Masalah merupakan hal yang dapat diamati dan diukur secara empiris

Masalah tidak selalu diukur secara empiris dan dapat bersifat supranatural/ dogmatis

3.

Jawaban permasalahan didasarkan pada data

Jawaban tidak diperoleh dari data hasil pengamatan di lapangan

4.

Proses pengumpulan dan analisis data, serta pengambilan keputusan berdasarkan logika yang benar

Keputusan tidak didasarkan pada hasil pengumpulan dan analisis data secara logis.

5.

Kesimpulan siap/terbuka untuk diuji orang lain

Kesimpulan tidak untuk dibuat untuk diuji ulang oleh orang lain

6.

Contoh : Penggunaan Metode Ilmiah

Penggunaan akal sehat, intuisi, prasangka, penemuan secara kebetulan dan coba-coba, pendapat otoritas ilmiah dan pikiran kritis


1)      Arfan-exist Blog “Kelahiran Pengetahuan Alamiah Modern”

Materi dari dosen Ahmad Syaefudin, M.Pd.I

Perkembangan Pola Pikir Manusia. Mata Kuliah Ilmu Alamiah Dasar

 OTAK MANUSIA

  1. Otak Kiri ( Neocortek )

Berfungsi untuk mengenali sesuatu yang bersifat indrawi (dapat dilihat, diraba, dicium, dan didengar).

  1. Otak Kanan ( Lymbic System )

Berfungsi untuk menangkap fungsi indrawi (Emosional)

  1. Otak belakang ( God Spot )

Berfungsi untuk mengatur kerja otak sebagai hubungan dengan Tuhan (kecenderungan manusia dalam ber-Tuhan)


      Gambar dari healorhell.com

Perkembangan otak dari masa ke masa

•      Tahun 1905 à Binet,  Kecerdasan Intelektual  (IQ),

Manusia didominasi oleh otak sebelah kiri

•      Tahun 1995 à Daniel Goleman, Kecerdasan Emosional (EQ)

Otak kanan menentukan kesuksesan daripada otak sebelah kiri.

•      Tahun 2000 à VS. Ramachandran, Kecerdasan Spiritual (God Spot = SQ)

Menemukan fungsi syaraf GOD SPOT

Perkembangan pola pikir manusia

  1. Coriousity/Rasa Ingin Tahu

Pemahaman berdasar Insting/idle Coriousity  pada manusia atau Gharizah pada hewan

  1. Tahap Mitos (3000-2950 sM)

Pengetahuan yang diperoleh melalui pengalaman  dan pemikiran sederhana yang dikaitkan dengan kepercayaan addanya kekuatan ghaib.

  1. Tahap Rasionalisme (624 sM – 151 M)

Pengetahuan yang diterima berdasar penalaran akal sehat

Faham yang hanya mengandalkan rasio / akal sehat dalam memperoleh kebenaran (subjektif)

  1.  Pra Kelahiran Ilmu Pengetahuan (700 – 1200 M)

Objektifitas pengetahuan yang didapat melalui eksperimen dengan teknologi sederhana

  1. Tahap Empirisme (1452-1642M)

Objektifitaspengetahuan yang didapat melalui penelitian dengan melakukan eksperimen

Penalaran induktif melalui pengalaman konkrit/pengamatan panca indra.

 


Ilmu Alamiah Dasar, Materi Kuliah IAD: Pengertian, dalil al-Qur'an

Ilmu alamiah dasar merupakan ilmu yang mengkaji tentang gejala atau fenomena alam semesta baik macrocosmos dan microcosmos, sehingga membentuk suatu konsep dan prinsip

Ilmu Alamiah Dasar meliputi ilmu-ilmu kealaman seperti fisika, kimia dan biologi beserta cabang-cabangnya, serta implikasi dan pengaruhnya terhadap masyarakat baik secara fisik maupun psikis, dalam hubungannya dengan keagamaan fitrah manusia sebagai makhluk yang berakal.

Sesuai firman Allah SWT dalam Q.S Ali Imran (3): 190-191

Artinya: Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal (190), (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka (191).

AL HIKMAH/ILMU

Ilmu (atau ilmu pengetahuan) adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya

Argumentasi logis

·         Masuk akal, tidak terbantah, memuaskan

·         Hujjah mempengaruhi pemikir maupun bukan

·         Al-Qur’an datang dengan hujjah yang jelas dan argumentasi yang logis.

·         Kebijaksanaan, kelemah lembutan, pemahanan, ilmu, pengertian untuk sampai pada kesadaran ( Hakekat filsafat)

Eksistensi Allah

·         Dimensi Fisik ( Alam semesta baik macrocosmos dan microcosmos / Ayat Kauniyah)

·         Dimensi Non Fisik ( Dalil Naqli / Ayat Qauliyah)

Firman Allah SWT dalam Q.S Al A’raf (7): 179

Artinya: Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.

Pemikiran Kalam Khawarij dalam ilmu Kalam

 Pemikiran Kalam Khawarij 1. Pengertian dan Penisbatannya A l-Khawarij adalah bentuk jama' dari khariji (yang keluar). Nama khawarij d...